
Kiryuu Keisatsu
機龍警察
Di tengah masa-masa meningkatnya terorisme dan ketegangan etnis, penggunaan baju besi bergaya militer telah menjadi hal umum. Untuk mengatasi ancaman meningkat dari kejahatan terorganisasi yang bersifat kekerasan dan kompleks, Kepolisian Metropolitan mendirikan sebuah "Departemen Penyelidikan Khusus" yang baru. Dipimpin oleh Junichiro Okitsu, seorang mantan pejabat Kementerian Luar Negeri, departemen ini memanfaatkan baju besi canggih "Ryu-Kibo". Mereka mempekerjakan tiga orang mercenary sebagai kru, yang dianggap sebagai "pengkhianat" oleh anggota kepolisian lainnya. Departemen ini menghadapi sebuah kasus kejahatan besar yang berpotensi menggoyahkan stabilitas Jepang dan memiliki dampak global.