

Life
·ライフ
Ayumu sangat berkomitmen untuk masuk ke sekolah menengah yang sama dengan teman dekatnya. Namun, ketika dirinya diterima dan temannya tidak, hubungan mereka mulai retak, yang berujung pada depresi yang dialami Ayumu. Ia mulai melakukan tindakan menyakiti diri sendiri sebagai bentuk penghiburan, tetapi semakin khawatir bagaimana hal itu memengaruhi kehidupannya di sekolah yang baru. Seorang teman baru bernama Manami tampaknya memberikan dukungan, tetapi Ayumu tetap meragukan apakah ia bisa benar-benar dipercaya. Dalam menghadapi perasaan isolasi, Ayumu mulai bertanya-tanya apakah ada seseorang yang mungkin menerima dirinya apa adanya. Kisah ini menggambarkan perjalanan emosional Ayumu dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.
Traduzione in corso — testo originale in inglese.


