
Lou to Solomon
ルーとソロモン
Seekor anjing bernama Solomon digambarkan sebagai aneh, tidak berguna, dan jelek, serta dianggap tidak diinginkan. Narasi menampilkan anjing ini mengalami berbagai kesengsaraan dan perlakuan tidak adil, membiarkan pembaca menilai apakah harus merasa kasihan padanya atau justru menganggap bahwa pada akhirnya ia yang memiliki keuntungan dalam situasi tersebut.