
Salaryman Z
サラリーマンZ
Seorang pria berusia 40 tahun memulai setiap harinya dengan mangkuk oshiruko hangat sambil merenungkan makna bekerja, terinspirasi oleh ajaran tokoh bisnis sejarah. Sebelum bergabung dengan perusahaan mesin fotokopi, rutinitasnya terganggu ketika Tokyo menjadi sepi dan tempat kerjanya terpuruk dalam kekacauan. Dalam lingkungan yang tidak menentu ini, sisi sejati manusia mulai terungkap. Situasi tersebut mendorongnya untuk mengevaluasi kembali nilai identitas profesionalnya. Kisah ini menggali konsep pekerjaan dan kehidupan dalam kondisi yang ekstrem.
