
Schaferhund
シェイファー・ハウンド
Satuan tanki Jerman bernama Schaferhund yang terdiri hanya dari perempuan digambarkan sebagai pasukan yang tak kenal takut dan bersedia mengorbankan diri dalam pertempuran. Mereka menghadapi musuh yang menggunakan taktik keji, termasuk memanfaatkan anak-anak untuk membunuh pasukan Jerman. Satuan ini kemudian diberi komandan laki-laki baru yang lebih memprioritaskan keselamatan para prajuritnya, sehingga menimbulkan ketegangan dengan pemimpin sementara sebelumnya, Kaya. Konflik muncul tidak hanya dari perbedaan gaya kepemimpinan mereka, tetapi juga dari kejadian di mana komandan baru secara tidak sengaja melihat Kaya dan para prajurit perempuan dalam keadaan tanpa pakaian. Cerita menggambarkan dinamika yang berkembang di dalam satuan dalam situasi tersebut.

