
Sekai no Hate no, Mannaka de.
世界の果ての、真ん中で。
Maho enggan mengekspresikan emosi dan memiliki sedikit minat dalam bersosialisasi. Setelah sering pindah-pindah sekolah, ia menjadi tidak peduli terhadap orang lain, meyakini bahwa kehadiran atau ketidakhadirannya tidak akan berarti apa-apa. Pandangan hidup yang terasing itu mulai berubah setelah bertemu seorang laki-laki, secara perlahan membawanya menuju pembentukan hubungan dengan orang-orang di sekitarnya.