
Strike Witches: Suomus Iran-ko Chuutai
ストライクウィッチーズ - スオムスいらん子中隊
Di dunia yang mirip dengan Bumi, sihir memang ada, tetapi langka dan memudar seiring usia, biasanya muncul pada perempuan muda dalam bentuk kekuatan kecil seperti menciptakan medan pelindung atau menggerakkan benda. Pada abad ke-16 dan ke-17, terjadi terobosan dengan penemuan mesin sihir, perangkat berbasis uap yang memperkuat kekuatan para penyihir, memungkinkan mereka mengoperasikan mesin dan merevolusi dunia industri. Sekitar masa itu, penampakan Neuroi, makhluk misterius yang menyebar miasma korosif dan memakan logam, meningkat secara drastis. Makhluk ini mampu mengalahkan kekuatan konvensional, tetapi para penyihir, yang dilindungi oleh medan sihir mereka, terbukti efektif dalam pertempuran. Dengan bantuan mesin sihir, mereka menjadi kunci dalam melawan Neuroi. Pada tahun 1939, saat Eropa menghadapi ancaman besar dari Neuroi, para penyihir dari Kekaisaran Fuso dikirim untuk membantu. Tomoko Anabuki, seorang penyihir berprestasi, secara tidak terduga ditempatkan di Suomus, di mana ia bergabung dengan sekelompok penyihir yang kurang diperhatikan dan berkinerja rendah. Bersama-sama, mereka membentuk Skuadron Udara Relawan Mandiri Suomus, yang ditugaskan untuk menghadapi ancaman Neuroi.