
Yi Jiu Si Wu Xia Mo
一九四五夏末
Pada tahun 1945, saat masyarakat Taiwan mengalami perubahan besar, dua saudari perempuan—yang satu tinggal di kota dan yang lainnya di pedesaan—menghadapi tantangan yang berbeda. Keduanya harus menunjukkan ketangguhan dalam mengejar tujuan pribadi seperti pendidikan, pernikahan, dan kemandirian. Pengalaman mereka mencerminkan kondisi sosial yang lebih luas di Taiwan selama perang, menyoroti momen-momen ketangguhan dan keterhubungan manusia di tengah kesulitan.