
Zai Xia Ai Shen
My Name is Love·在下爱神
Untuk selaras dengan perubahan sosial, sebuah pertemuan ilahi yang dikenal sebagai Konferensi Dewa Timur-Barat diadakan di Surga. Tradisional digambarkan sebagai seorang laki-laki tua berjanggut putih, Sang Penghubung, dan Cupid, yang biasanya digambarkan sebagai anak telanjang, keduanya muncul sebagai pria muda yang menarik dalam penampilan baru ini. Penyimpangan dari citra konvensional ini membawa sentuhan modern pada peran mereka. Cerita menggambarkan dinamika antara dua dewa cinta ini yang masing-masing mewakili tradisi Timur dan Barat, seiring mereka menyesuaikan diri dengan bentuk dan tanggung jawab baru mereka. Interaksi mereka menggambarkan kontras sekaligus potensi sinergi antara berbagai pandangan budaya terhadap cinta.