Ep. 28: Erin memproses kepergian ayahnya, Joh-on, dengan bimbingan dari Esal dan Tomura.
Tayang pada 18 Juli 2009

One morning Erin receives a letter from Joh-on's son stating simply that Joh-on died from heart disease. Erin becomes sullen and sad, but acts strong in front of Lilan. Professor Esal and the returned Tomura see that Erin is suffering. Esal decides to take her on a trip to Joh-on's hideout when they were still students. Erin then comes to terms with Joh-on's death and promises to live a life that will not sadden Joh-on. At the end of the day, Erin says to Joh-on's ghost, "Thank You... Dad." (Source: Wikipedia)
Episode
- Ep. 24 · Putra-putra Adipati Agung terpecah setelah duel antara Shunan dan Nugan
- Ep. 25 · Nuk dan Mok kehilangan lima keping emas saat berbelanja untuk Karisa dan berusaha melunasi hutang kepada Erin.
- Ep. 26 · Erin menyadari Lilan menganggapnya sebagai sosok ibu setelah kuis yang gagal.
- Ep. 27 · Erin bermimpi tentang Hikara yang berkabut dan menerima bimbingan dari ibunya, Soh-yon
- Ep. 28 · Erin memproses kepergian ayahnya, Joh-on, dengan bimbingan dari Esal dan Tomura.
- Ep. 29 · Erin mencoba merawat Lilan dengan sikat baru, yang menyebabkan cedera dan ketakutan sebelum rekonsiliasi.
- Ep. 30 · Ringkasan masa Erin di Kazalm saat loncat empat tahun menuju usia delapan belas
- Ep. 31 · Agen Kerajaan Kirik Mengamati Erin dan Lilan Terbang di Akademi Kazalm
- Ep. 32 · Nah-Son menceritakan kejatuhan Ophalon dan kebangkitan Je sambil menantang pandangan Erin mengenai pelarian Lilan.