
AMAKUSA 1637
AMAKUSA 1637
Sebuah kelompok teman secara tidak sengaja melakukan perjalanan ke masa lalu hingga tahun 1636 saat mengikuti sebuah perjalanan sekolah, tepat sebelum terjadi Pemberontakan Shimabara pada 1637. Pemberontakan yang dipimpin oleh seorang tokoh muda bernama Amakusa Shirou ini merupakan pemberontakan berbasis agama Kristen yang berakhir dengan kegagalan dan korban jiwa yang besar. Salah satu dari para perjalanan waktu tersebut, Hayumi Natsuki, secara keliru dianggap sebagai Amakusa Shirou oleh penduduk setempat, meskipun tokoh Shirou asli adalah seorang laki-laki yang sebenarnya telah meninggal tahun sebelumnya tanpa pernah mencapai posisi kepemimpinan. Hayumi dengan cepat mendapat popularitas sebagai seorang penebus yang dianggap suci, orang-orang menyebutnya "Shirou" dan meyakini bahwa dirinya adalah tokoh yang diprediksi dalam sebuah ramalan 25 tahun sebelumnya.