
Ashita Kagayaku
Tomorrow Will Shine·あした輝く
Pada tahun 1945, seorang pelajar Jepang bernama Natsuki Kyouko yang tinggal di Shenyang, Manchuria, bertemu dengan seorang dokter muda bernama Hayami. Hubungan keduanya semakin dekat seiring perkembangan hubungan mereka. Saat Perang Dunia II berakhir, pasukan Jepang di wilayah tersebut dengan cepat ditarik kembali ke Jepang, namun Hayami tetap tinggal untuk membantu warga sipil. Berakhirnya perang membawa perubahan besar dalam hidup Kyouko dan Hayami.