
Cecil no Joou
セシルの女王
Di Inggris tahun 1533, masa yang ditandai dengan pergeseran kekuasaan dan ketidakjelasan moral, seorang anak laki-laki bermimpi tentang masa depan yang melampaui kondisi saat ini. William Cecil, berusia 12 tahun dan putra seorang pejabat pakaian kerajaan, mengunjungi istana untuk pertama kalinya bersama ayahnya, dengan harapan mendapatkan posisi di lingkaran istana. Awalnya kecewa karena perbedaan mencolok antara idealismenya dan kenyataan di istana, ia menjadi sangat terkesan setelah bertemu Ratu Anne Boleyn. Terinspirasi olehnya, ia memutuskan untuk mendukungnya serta anak yang dikandungnya, yang kemudian menjadi raja. Cerita ini mengambil latar dari peristiwa sejarah nyata.

