

Deracine Wodori
でらしねをどり
Di masa kacau Balap Peralihan Abad Sengoku, seorang bayi laki-laki dibiarkan sendirian di sebuah kuil. Diberi nama Kei, ia tampak seperti anak lain pada umumnya tetapi jelas seorang asing. Ia tumbuh dengan kecepatan yang tidak biasa, seolah berada di luar ritme kehidupan manusia yang normal. Tanpa alasan untuk pergi dari kuil itu, ia hanya menunggu di tempatnya, penuh keraguan, sampai tubuhnya yang belum berkembang akhirnya layu.