
Kodo no Kishi no Moto
黄土の旗幟のもと
Pada abad ke-17 di Tiongkok, kemiskinan dan kelaparan meluas di bawah pemerintahan Dinasti Ming, memicu ketidakstabilan sosial. Pasukan pemberontak muncul di bawah pimpinan Jenderal Chuang. Qi-Xiu, seorang sekutu Chuang, ditugaskan untuk meyakinkan saudaranya sendiri, Li Dai-Zhi, seorang penganut damai yang menolak metode Chuang, agar bergabung dengan pemberontakan. Qi-Xiu dibantu oleh Hong, seorang pejuang yang juga berniat membunuh Chuang. Misi mereka berubah ketika mereka bertemu langsung dengan Chuang, yang pidatonya berhasil meyakinkan Li dan Hong untuk berdiri di pihaknya.