
Ppangyappangya
빵야빵야
Ketika merasa kewalahan dengan tekanan, narator berusaha menemukan cara untuk menyegarkan pikiran. Ketika segala upaya tidak memberikan rasa lega, ia akhirnya berteriak untuk kembali mendapatkan ketenangan. Frasa "Bang ya! Bang ya!" dipilih untuk menangkap perasaan ini.