
Seiketsu no Haguruma
青血のハグルマ
Dua faksi yang membedakan diri berdasarkan darah merah dan biru dulu hidup berdampingan secara damai sebelum akhirnya berselisih hingga berperang. Faksi darah merah sempat mendominasi di awal perang, tetapi faksi darah biru yang dipimpin oleh Pangeran Kodo mengembangkan senjata baru bernama Haguruma—unit mekanis yang mampu menghancurkan secara besar-besaran. Dengan teknologi ini, faksi darah biru memenangkan perang dan faksi darah merah pun menjadi budak. Setelah menyaksikan penggunaan Haguruma secara kejam, Kodo merasa sangat menyesal dan memilih untuk menyelamatkan para pengungsi darah merah yang tersisa serta menghentikan produksi mesin-mesin tersebut. Penolakannya ini menyebabkan hukuman mati dijatuhkan oleh ayahnya, sang raja. Kodo berhasil meloloskan diri dari eksekusi dan kini hidup sebagai pelarian tanpa tempat tinggal.
