

Tenchi Meisatsu
天地明察
Yasui Santetsu, seorang anggota dari Keluarga Yasui pada tahun 1661, juga dikenal dengan nama Shibukawa Harumi, yang menghabiskan waktunya untuk meneliti matematika dan astronomi. Harumi berkomitmen penuh dalam upaya merancang kalender Jepang yang baru. Pada masa itu, Jepang masih menggunakan kalender bulan-matahari Tiongkok yang sudah usang dan tertinggal dua hari dalam menandai solstice musim dingin. Dengan mengandalkan pengamatan astronominya sendiri, ia berusaha mereformasi kalender tersebut. Kisah ini diangkat dari kisah nyata seorang ahli astronomi dan perumus kalender, Shibukawa Harumi, yang hidup antara tahun 1639 hingga 1715.