
Zerosen
ゼロセン
Pada bulan Juli 1943, di tengah Perang Pasifik, sekelompok tentara Jepang sedang melakukan penarikan dari sebuah pulau terpencil di Pasifik Utara ketika kapal terakhir mereka mengalami kerusakan dan mulai karam. Untuk mengurangi beban kapal, dua orang luka harus kembali ke pulau tersebut. Letnan Matsumoto, yang merupakan kapten kapal, memilih melompat kembali ke laut daripada menghadapi pasukan penembak eksekusi karena ketidakyakinannya terhadap perintah. Ia ditemukan 16 tahun kemudian di sebuah gua beku di pulau itu dan berhasil dirawat dengan teknik medis modern. Kesulitan menemukan makna hidup di Jepang yang telah berubah, Matsumoto menghadapi berbagai isu sosial dan ditugaskan sebagai guru di sebuah sekolah menengah pertama yang bermasalah di Chiba, yang dikelola oleh Matsumoto Group. Sekolah ini menghadapi tantangan berupa grafiti, aksi vandalisme, dan sekelompok siswa nakal yang berpengaruh yang dikenal sebagai "God's Hands." Matsumoto ditugaskan untuk mereformasi sekelompok kecil siswa yang disebut "Z," melalui metode pendidikan yang tidak konvensional.