
Time Lag
·タイムラグ
Seorang siswa SMA yang bekerja sebagai kameramen untuk surat kabar sekolah telah berkali-kali mengungkapkan perasaannya kepada seorang atlet lari dan teman masa kecilnya setiap musim semi sejak memasuki SMA, tetapi selalu ditolak. Saat memasuki tahun ketiganya, ia mulai bertanya-tanya apakah harus terus mengejar hubungan itu atau menerima penolakan sekali lagi. Komplikasi baru muncul berupa seorang redaktur pelaksana surat kabar sekolah yang mungkin ikut campur sebelum keduanya bisa menyelesaikan masalah mereka.