
Tsubasa no Hana ga Ochiri Goro
椿の花が落ちる頃
Seorang laki-laki bernama Souta diterima oleh Tsubakiya, sebuah bordil bergengsi di kawasan Yoshiwara, Edo, dengan syarat bahwa jati dirinya sebagai laki-laki harus dirahasiakan selama setahun demi menyokong keluarganya. Dalam sepuluh tahun berikutnya, ia berhasil membangun reputasi sebagai seorang tayū terkenal yang dikenal dengan nama Shirotsubaki Hanakai, tanpa pernah terbongkar identitas asalnya. Ketika seorang pelukis bernama Ryushun tiba untuk menggambarkan sang tayū bunga kamelia putih yang terkenal, ia segera menyadari bahwa sosok wanita itu sebenarnya adalah seorang laki-laki. Shirotsubaki, yang telah meninggalkan identitas asalnya untuk hidup sebagai wanita, dan Ryushun, yang sangat terikat pada hasratnya untuk melukis keindahan wanita, terlibat dalam hubungan yang kompleks. Hubungan mereka mempertanyakan apakah mereka bisa menjalin ikatan emosional yang tulus di tengah batasan-batasan dunia bordil.